Pengertian sosiologi singkatnya adalah studi atas masyarakat yang memiliki nuansa ilmiah dan humaniora. Disiplin ini adalah salah satu disiplin ilmu sosial yang paling diminati di seluruh dunia. Banyak orang jatuh cinta pada sosiologi karena disiplin ini mampu menerima semua perspektif dan cara mempelajari masyarakat.

Dengan pengertian sosiologi semacam itu, maka disiplin ini sebenarnya membantu kita memahami apa yang disiplin lain tidak pelajari. Ilmu ekonomi contohnya mempelajari sistem ekonomi dalam batasan tertentu. Ekonom mengasumsikan bagaimana manusia berpikir dan berperilaku. Sosiolog, sebaliknya, menemui orang-orang sebagaimana keadaan mereka di kehidupan sehari-hari dengan berbagai macam perspektif dan metode.

Ruang Lingkup Sosiologi secara Umum

Sosiologi memiliki ruang lingkup studi yang sangat luas. Menurut Andrew Abbott, sosiologi masuk ke dalam ilmu sosial yang objek kajiannya paling luas. Dengan begitu kita dapat melihat peluang riset dan manfaat yang sangat luas di disiplin ilmu sosial yang satu ini.

Ada banyak topik yang dapat dikaji oleh sosiologi. Mulai dari perempuan, media, hingga gerakan sosial, semuanya masuk kajian sosiologi. Selain itu, ada juga kajian sosiologi pendidikan, kehidupan digital, intelektual, hingga pengetahuan. Tentu, inovasi-inovasi terbaru di masyarakat pun dapat dipelajari oleh sosiolog. Misalnya, teknologi finansial, tren fashion dan musik.

Variasi Pengertian Sosiologi Menurut Para Ahli

Tiga sosiolog asal Amerika Serikat menggambarkan bagaimana pengertian sosiologi.
James Evans, Mario Small, dan Annette Lareau

Pengertian sosiologi dapat dikategorikan ke dalam tiga kategori. Pertama, sebagian sosiolog percaya pada pentingnya obyektivitas dan bukti empritik sehingga definisi sosiologi adalah disiplin yang ilmiah. Namun, bagi sosiolog yang sangat memperhatikan makna-makna sosial lebih percaya pada pengertian sosiologi yang humanistik.

James A. Evans

Ada dua hal yang dipelajari sosiolog dari sudut pandang saya; dalam satu hal adalah mereka yang benar-benar menganggap serius jenis hal sosial tertentu, mereka akan mempelajari jaringan sosial, keluarga, negara, organisasi, entitas sosial yang khas. Tetapi kemudian ada orang lain yang benar-benar mempelajari konsekuensi dari entitas sosial tersebut untuk hal-hal yang seringkali jauh melampaui apa yang secara tradisional kita anggap sebagai sosiologi.”

Beberapa topik studi yang dianggap jauh dari sosiologi adalah topik studi dalam sosiologi pengetahuan. Dengan adanya kemajuan teoritik di studi sosiologi pengetahuan, sosiolog mulai mempelajari bagaimana manusia, pengetahuan dan benda-benda non-manusia saling berhubungan dan membentuk kehidupan kita.

Pengertian sosiologi ala James A. Evans membolehkannya melihat hubungan-hubungan di dalam sebuah setting secara utuh. Disiplin ini melatih Evans untuk melihat pola-pola kompleks yang saling berinteraksi yang ada di kehidupan.

Mario L. Small

Sosiologi adalah studi ilmiah atas masyarakat. Sosiolog adalah seseorang yang berusaha memahami aspek-aspek dunia sosial dan struktur hubungan sosial yang boleh jadi merupakan dasar dari pengambilan keputusan di dunia sosial dengan menggunakan berbagai macam perspektif. Itu bisa berupa stratifikasi masyarakat, perubahan sepanjang waktu di masyarakat, semua aspek perubahan, semua aspek masyarakat masuk ke dalam apa yang sosiolog minati untuk dikaji.

Bagi Mario Small, teori sosiologi bisa sangat membantu kita memahami dunia karena ia memberikan kategori-kategori yang memungkinkan kamu melihat hal-hal yang sebelumnya tidak begitu terlihat di kehidupan sosial.

Small selalu mengatakan kepada mahasiswanya, definisi sosiologi adalah disiplin yang muda. Sosiologi diartikan sebagai disiplin yang belum memiliki jawaban-jawaban yang memadai pada pertanyaan-pertanyaan besar atas dunia sosial.

Sosiologi baru berumur beberapa ratus tahun sebagai disiplin yang diterima dalam pendidikan formal. Jadi, ketidaksepakatan di dalam sosiologi itu sudah biasa bagi Small. Orang-orang akan menemukan sejumlah perdebatan tentang apa yang harus dilakukan di sosiologi (dan ilmu sosial, secara lebih luas).

Annette P. Lareau

Sosiologi adalah studi kelompok manusia. Psikolog seringkali mempelajari individu. Sosiolog mempelajari kelompok laki-laki, perempuan, orang Afrika Amerika, imigran. Sosiologi adalah studi atas struktur sosial, sistem yang membentuk keseharian kita. Menurut saya, ini membuat kamu melihat dunia dengan cara yang lebih kritis.”

Bagi Annette P. Lareau, sosiologi membentuk kemampuan untuk melihat dunia dengan cara yang berbeda. Contohnya, jika ada orang tua yang marah-marah pada anaknya di tempat umum, cara mendidik anak semacam itu memiliki keuntungannya sendiri. Bisa jadi anaknya kemudian tidak sering membangkang dan cenderung menjadi penurut pada orang tuanya.

Randall Collins

Sosiologi adalah ilmu perilaku sosial manusia yang mana merupakan segala sesuatu yang orang-orang lakukan, hindari, atau miliki bersama. Sosiologi adalah bidang studi yang sangat luas. Saya yakin ia adalah ilmu sosial yang paling luas.”

Ilmu ekonomi, menurut Randall Collins, berfokus pada perilaku ekonomi orang-orang. Fokusnya ilmu ekonomi ini bagus, tapi pengertian sosiologi punya kelebihan yakni mampu melihat perilaku ekonomi di dalam konteks sosial yang lebih luas. 

Menurut Collins, kita bisa menjadi seperti sosiolog cukup dengan memulai pembicaraan dengan orang-orang. Terkadang orang-orang menjawab pertanyaan kita dengan jawaban yang sangat menarik. Tapi kalau orang yang diajak bicara adalah orang elit, mereka akan merahasiakan sesuatu. 

Jeffrey C. Alexander

Sosiologi adalah sebuah studi dan interpretasi teoritik, sebuah kritik, dan sebuah penjelasan atas masyarakat dan tidak ada disiplin lain yang memiliki bidang kajian yang luas. Jadi pada prinsipnya sosiologi adalah disiplin teoritik yang paling luas, dan itulah kenapa saya mencintai sosiologi.”

Di sosiologi tidak mudah bagi sosiolog untuk mencapai sebuah persetujuan atas pengertian sosiologi dan apa yang mestinya dikerjakan di sosiologi.  Ada banyak teori dan paradigma yang bisa digunakan di sosiologi. Tapi itu tidak jauh berbeda dari aktivitas manusia pada umumnya, menurut Jeffrey Alexander.

Arlie R. Hochschild

Sosiologi adalah sebuah cara untuk memahami susunan-susunan lembaga seperti negara, perserikatan, perusahaan, dan gereja. Psikologi sosial, bagi saya, adalah bagian dari sosiologi.

Arlie Hochschild selalu mempelajari individu dan mengaitkannya dengan gereja, negara, dan perusahaan untuk melihat bagaimana mereka saling memengaruhi.

Di berbagai belahan dunia terdapat banyak gerakan perlawanan, baik dari kubu kiri maupun kanan. Sosiolog mempelajari bagaimana pimpinan gerakan-gerakan ini memengaruhi orang-orang.

Bagi Hochschild, arti sosiologi adalah seni. Bagaimana pun nuansa yang dihasilkan, seni ala sosiologi berusaha memotret pengalaman orang-orang secara utuh dan melihat bagaimana lembaga-lembaga sosial memengaruhi mereka (serta bagaimana mereka memengaruhi lembaga-lembaga sosial).

Ciri-ciri Pokok Disiplin Sosiologi

Sosiologi umumnya disebut memiliki empat ciri pokok, yakni empiris, teoretis, kumulatif, dan nonetis. Ciri-ciri pokok itu nampaknya sudah kehilangan relevansinya karena sangat kaku pada prinsip ilmiah dan kurang melihat sisi humaniora dari pengertian sosiologi pada masa kontemporer. 

Selain itu, sosiolog telah menunjukkan bagaimana disiplin ini terus berkembang dan berhubungan dengan disiplin ilmu sosial lainnya. Jadi muncul ciri pokok baru yang khas di sosiologi. Berikut ini adalah beberapa karakter pokok dari pengertian sosiologi kontemporer.

Mempelajari Hidup secara Lebih Dalam

Menurut Arlie R. Hochschild, sosiologi memungkinkan kita untuk memahami apa yang terjadi di masyarakat manusia dalam tingkatan yang lebih dalam. Berbeda dari disiplin lain seperti ekonomi dan psikologi yang mengasumsikan bagaimana manusia berperilaku dan metode penelitian semacam apa yang sebaiknya digunakan pada mereka.

Dengan pengertian sosiologi semacam itu, seseorang bisa melihat proses-proses yang ada di bawah permukaan. Baik itu proses yang ada di interaksi individu, kelompok, maupun negara.

Emergentism: masyarakat tidak sama dengan kumpulan individu manusia

Dalam pengertian sosiologi yang umumnya digunakan sosiolog jaman sekarang, negara atau organisasi lebih dari sekedar sekumpulan individu saling berinteraksi dan menjalin hubungan. Tentu saja negara lahir karena adanya individu yang saling berjejaring. Namun negara adalah entitas yang sama sekali berbeda dari sekumpulan manusia sehingga mempelajari entitas sosial pada tingkat yang lebih tinggi berarti lebih kompleks.

Terhubung dengan Kehidupan Sehari-hari

Sosiologi, meski sangat teoritik, tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Berbeda dari ilmu politik yang berfokus pada teori politik yang sangat abstrak dan filosofis. Menurut Michèle Lamont, ini adalah kelebihan dari pengertian sosiologi jaman sekarang karena disiplin ini bisa jadi sangat relevan dengan kehidupan kontemporer.

Multi-metode

Sosiologi memiliki banyak pilihan metodologi. Bisa kualitatif, bisa kuantitatif, bisa historis dan seterusnya. Sosiologi, menurut John L. Campbell, juga bisa berkolaborasi dengan berbagai macam disiplin sehingga pada dasarnya sosiologi luas.

Menurut Andrew D. Abbott, ada banyak pendekatan yang bisa digunakan di sosiologi. Ada pendekatan pilihan rasional, empirisme langsung, historis, etnografis, analisis survei, dan semacamnya untuk memahami dunia sosial dalam cara yang terbaiknya.

DI departemen sosiologi Amerika, dosen-dosen tidak memperdebatkan metode. Mereka berfokus pada topik yang dipelajari, pada substansi penelitiannya.

Antara Sains dan Humanis

Jeffrey C. Alexander definisi sosiologi adalah disiplin yang ada di antara humaniora dan sains. Sosiologi menginginkan adanya bukti empirik, adanya metode, adanya rasionalitas, dan sangat memperhatikan isu-isu generalisasi temuan empirik. Tapi sosiologi juga punya ciri khas humaniora. Studi humaniora biasanya mempelajari satu buku atau seni dan tidak ambil pusing dengan generalisasi.

Konsep Dasar Sosiologi

Sosiologi seperti halnya disiplin lainnya memiliki sejumlah konsep “utama” yang harus dipegang oleh mahasiswa agar mereka bisa menggunakannya dalam kondisi apapun dan di mana pun. Namun kebanyakan konsep dasar sosiologi itu terus mengalami perkembangan sehingga jumlahnya berubah-ubah begitu pun dengan tingkat kerumitan konsepnya.

Perubahan konsep-konsep dasar sosiologi terjadi karena pengertian sosiologi itu sendiri yang pada hakikatnya merupakan ilmu yang masih sangat muda. Disiplin kita ini membutuhkan waktu untuk mematangkan ide-ide teoritiknya. Jadi, beberapa konsep dasar yang sebelumnya sangat sederhana bisa menjadi sangat kompleks pada masa sekarang.

Sebagai contoh, sosiolog saat ini mulai mempelajari bagaimana norma sosial bekerja di masyarakat. Ada ahli sosiologi yang membedakan norma sosial dari norma hukum, norma moral, dan norma legal. Ada juga sosiolog yang melihat masyarakat sebagai superorganisme dengan kerangka berpikir evolusi sosial dan kultural.

Kesimpulan: Pengertian Sosiologi Sekarang Lebih Luas

Menarik kesepakatan pada pengertian sosiologi dalam konteks masa kini lebih mudah daripada sebelumnya. Sebab, perseteruan antara kuantitatif dan kualitatif sudah tidak sekuat dahulu. Malah pada masa kini definisi sosiologi telah merangkul semua perspektif, dari yang ilmiah sampai yang ala humaniora. Berbagai departemen di Amerika Serikat telah menunjukkan pentingnya bekerja sama antar perspektif dan metodologi alih-alih berkonflik dan berdebat.

Sumber

A Journey of Discovering Sociology: What Sociology is in 20 Contemporary American Sociologists’ Eyes (2020) oleh Long Chen (editor).

Tentang Penulis

Website | + postingan

Berdiri sejak tahun 2020, Sosial Logi adalah media populer yang membumikan ilmu sosial di Indonesia.

Leave a Reply